Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengkonfigurasi automatic update pada komp W2K, bisa melalui Local Group Policy (LGP) pada komp client member dari suatu domain, bisa melalui GP dari Active Directory service (OU yang berisi daftar komp client) pada DC Server, dan bisa juga dengan meng-edit registry. Sayangnya hal ini tidak tersedia secara default pada mesin W2K, sehingga kita harus menambahkan sebuah file .adm (administrative template file) yang akan menjadi template unt LGP supaya kita bisa mengkonfigurasikan automatic update melalui LGP pada komp tersebut. File administrative template tersebut adalah wuau.adm, yang akan kita bahas adalah bagaimana menggunakan file ini, karena saya yakin sampean pasti tahu bagaimana mendapatkan file ini (silahkan cari sendiri di situs microsoft download center, pasti ada ga mungkin ga ada), ukuran file ini sangat kecil cuma 40 KB.

Untuk memerikasa apakah pada LGP W2K kita sudah terdapat fasilitas ini, silahkan periksa pada LGP dengan menjalankan gpedit.msc pada Start menu Run. Cek apakah terdapat Windows Update dibawah Computer Configuration\Administrative Templates\Windows Components, jika Windows Update tidak ada berarti kita memerlukan file wuau.adm tersebut.

untuk menambahkan template tsb:

1. klik kanan pd Windows Components

2. pilih Add/Remove Template.

3. Selanjutnya klik Add dan browse/cari file wuau.adm

4. Jika telah selesai klik tombol Close. dan perhatikan bahwa sudah terdapat template baru yaitu Computer Configuration\Administrative Templates\Windows Components\Windows Update.

untuk mengkonfigurasi automatic update menggunakan template ini, klik pd Windows Update, dan double klik salah satu policy (pada bagian kanan) yang akan di-setting. Disini tidak semua policy akan dibahas, silahkan merujuk pada manual dan help yang disediakan. diantara policy yang penting adalah:

– Configure Automatic Update (Enabled), pilih dari 4 kemungkinan yg disediakan. yang biasa digunakan adalah Auto download and notify install (otomatis download update dan beritahukan user sebelum menginstall update tersebut).

wsusclient1.jpg

– Specify Intranet Microsoft Updateservice location (enabled),ketikkan nama WSUS server yang digunakan dengan format http://ip_address_wsus_server atau http://nama_wsus_server.nama_domain

wsusclient.jpg

– Allow non-administrator to receive update notification : mengizinkan user yang bukan administrator untuk menerima pemberitahuan adanya update atau menginstall update. hal ini sangat cocok untuk komp client (member dari sebuah domain) dimana pengguna komp tersebut hanya diberikan hak user biasa.Semoga bermanfaat…..